7 Aturan Penting Pacaran dengan Mantan Pacar Teman

Kencan dengan mantan pacar teman? Tentunya banyak dari kamu yang menolak mentah-mentah ide ini. Bahkan kamu mungkin berpikir bahwa kalau teman kamu berkencan dengan mantan pacar, ini bisa jadi ‘dosa’ teman yang tidak termaafkan. Lalu, bagaimana jika kamu terjebak dalam kondisi ini? Di satu sisi tentunya kamu menghormati teman, tapi kamu juga memiliki perasaan terhadap mantan pacarnya.
Jika teman kamu berbesar hati dan bisa menerima hal ini tentunya tidak masalah, namun seperti yang kita bahas diatas, sebagian besar berpikir hal ini tidak pantas dilakukan dan bisa mengancam hubungan persahabatan, apalagi jika kamu punya ‘geng’ yang sering hangout bareng.  Lalu, bagaimana agar bisa pacaran dengan mantan pacar teman tanpa mengorbankan persahabatan?

Jangan Sering Membahas si Teman

Jaga rahasia teman kamu. Umumnya, ketika berpacaran tentunya kita akan saling berbagi berbagai informasi mengenai teman, keluarga dan pekerjaan. Disini, pastikan kamu tidak terlalu banyak membahas atau bercerita tentang teman kamu yang adalah mantan pacar kekasih kamu sekarang (agak ribet yah). Hindari topik yang banyak berhubungan dengan si mantan agar tidak terjebak di situasi pembicaraan yang aneh. Sebaliknya, kamu juga sebaiknya tidak banyak membicarakan pacar barumu kepada temanmu.

Jangan Menjelek-jelekkan Mantannya

Kamu bisa meminta pendapat pacar apabila terjadi argumen dengan mantannya (yang juga adalah teman kamu). Namun penting bagi kamu untuk menjaga batasan agar tidak membuat situasi ini seolah-olah kamu menjelek-jelekkan mantannya. Jaga hubungan sehat antara keduanya dan pastikan mereka mengerti bahwa kamu tidak memihak salah satu diantara mereka ketika putus.

Hormati Batasan Antara Mereka

Nonton film romantisMisalnya, jika temanmu tidak mau datang ke pesta atau acara ketika ada si mantan, jangan dipaksa. Tapi penting juga untuk tetap mengundang temanmu, agar dia juga paham bahwa kamu tidak ingin menjauhkan atau memaksa kalian berdua tetap dekat. Berikan kesempatan bagi temanmu dan si pacar untuk menentukan sendiri bagaimana mereka mau melanjutkan hubungan pertemanannya. Kamu juga harus bisa memberi batasan dimana kamu bisa mengajak pacarmu tanpa mengajak si teman dan sebaliknya.
Intinya, kamu perlu menjaga keseimbangan hubungan antara mereka berdua. Jangan paksakan keduanya untuk tetap ‘berteman’ tapi juga jangan menjauhkan keduanya hingga terkesan kamu tidak ingin mereka tetap berhubungan.

Jangan Membanding-bandingkan

Jangan tanyakan apakah kamu lebih baik, lebih cantik/ ganteng dibandingkan temanmu. Jika pacar kamu yang mulai membandingkan, sampaikan bahwa kamu tidak ingin membahas hal tersebut.

Jangan Curigaan

Jangan terlalu curiga dan melarang mereka untuk tetap berhubungan hanya karena kamu takut pacarmu masih punya perasaan terhadap temanmu. Percayalah pada pacar barumu, dan bahwa ia memilih kamu karena perasaannya terhadap kamu lebih kuat dan percayalah bahwa teman kamu juga senang dengan hubungan kalian. Hal ini hanya bisa tercapai jika kalian jujur satu sama lain dan tidak saling menaruh curiga.

Jangan Penasaran dengan Masa Lalu Mereka

Dulu kamu sering makan disini ya sama dia? Mungkin kamu merasa perlu bertanya satu-dua hal dengan temanmu mengenai hubungannya dengan pacarmu di masa lalu. Pikiran ini sebaiknya kamu buang jauh-jauh. Pahami bahwa hubungan mereka adalah masa lalu dan merupakan hak mereka untuk tidak membagi detailnya dengan siapapun. Hubungan mereka dan hubungan kamu sekarang adalah hal yang berbeda. Jangan membanding-bandingkan.

Mantan Pacar Teman yang Tidak Boleh Kamu Kencani

Jangan Pacaran Sama Mantan yang KasarJangan Pacaran Sama Mantan yang Kasar

Nah, ini adalah hal penting yang wajib kamu ingat jika masih ingin menjaga hubungan persahabatan. Mantan yang menyakiti menyakiti temanmu (kekerasan fisik, selingkuh, dsb), adalah mantan pacar teman yang tidak boleh kamu kencani, betapa besar pun perasaan yang kamu miliki terhadap orang ini. Hal ini bakal merusak persahabatan kamu, karena dengan berhubungan dengan orang yang menyakiti temanmu, maka sama saja kamu berkata bahwa perlakuannya kepada temanmu tidaklah buruk.

Jadian dengan mantan pacar teman tidak selamanya buruk dan tidak harus selalu merusak hubungan persahabatan, kok. Pastikan kamu menggunakan akal sehat dan jaga hubungan antara teman dan si mantan agar tetap terjaga dengan baik tanpa harus menjauhkan keduanya atau memaksa mereka tetap dekat.